Selasa, 16 Februari 2021

“AZAB PARA WANITA DAN SIKSAAN-SIKSAANNYA”

Suatu ketika Ali bin Abi Thalib bersama istrinya, Fathimah az Zahrah, mengunjungi Nabi SAW, tetapi beliau tampak sedang menangis penuh kesedihan.


 Melihat keadaan mertuanya itu, Ali berkata, “Wahai Rasulullah, apa yg membuat engkau menangis?”


Nabi SAW bersabda, “Pada malam aku diisra’kan ke langit, aku melihat umatku dari para wanita yg sedang mengalami berbagai macam siksaan yg pedih di neraka.


 Dan saat ini aku teringat dengan keadaan mereka itu sehingga aku menangis!!”


 Ali bertanya lagi, “Wahai Rasulullah, siksaan seperti apakah yg diperlihatkan kepada engkau terhadap wanita-wanita itu?”


 Masih dengan wajah yg diliputi kesedihan, Nabi SAW menyebutkan satu persatu keadaan wanita-wanita yg mengalami penyiksaan tersebut.


 Sebagai Sesama wanita, Fathimah merasa terenyuh (terhanyut dalam kepedihan) dengan azab yg menimpa kaumnya itu, kemudian ia berkata, “Wahai ayahku, pelipur lara hatiku, beritahukanlah kepadaku, apakah yg dilakukan 0leh para wanita tersebut??” 


 Rasulullah SAW bersabda, “Wahai Fathimah, sekelompok wanita yg disiksa dengan cara digantung dengan rambutnya, dan otaknya dalam keadaan mendidih.


 Selama hidup di dunia mereka ini tidak pernah menyembunyikan (menutup) rambutnya dari laki-laki lain, yg bukan suami atau mahramnya. Dan ia tidak pernah bertaubat sampai akhir hidupnya”


 Kemudian Nabi SAW menjelaskan lebih lanjut. Sekelompok wanita lainnya disiksa dengan cara digantung dengan lidahnya, tangannya dikeluarkan (dibelenggu) di punggungnya, kemudian dituangkan aspal panas di tenggorokannya.


 Selama hidup di dunia, mereka ini sangat senang menyakiti hati suaminya dengan lidahnya. Mereka ini mati sebelum meminta maaf kepada suaminya dan bertaubat kepada Allah, dan suaminya dalam keadaan tidak ridho (tidak memaafkan) kepadanya.


 Sekelompok wanita lainnya disiksa dengan cara digantung dengan dua payudaranya dari belakang punggungnya, kemudian dituangkan zaqqum (buah atau kayu berduri di neraka) pada tenggorokannya.


 Selama hidup di dunia mereka ini senang menyusui anak-anak org lain, tanpa perintah suaminya. Dan mereka ini mati sebelum bertaubat kepada Allah.


 Sekelompok wanita lainnya disiksa dengan cara digantung dengan dua tangan dan dua kakinya terikat pada (di atas) ubun-ubunnya, sementara ular-ular dan kalajengking memakan dan menggerogoti dirinya.


 Selama hidup di dunia mereka ini sering keluar rumah tanpa ijin suaminya, dan juga tidak mau mandi (jinabat) setelah haid dan nifas. Dan mereka ini mati sebelum bertaubat kepada Allah atas dosa-dosanya itu.


 Sekelompok wanita lainnya disiksa dengan cara dinyalakan api di bagian bawah tubuhnya (seolah-olah mereka dimasak atau dipanggang), kemudian mereka itu memakan jasadnya sendiri (yg telah matang).


 Selama hidup di dunia mereka ini senang berhias (mempercantik) diri untuk laki-laki lain, dan suka menggunjing (ghibah, Jawa:ngerasani) org lain. Dan mereka ini mati sebelum bertaubat kepada Allah atas dosa-dosanya itu.


 Sekelompok wanita lainnya disiksa dengan cara wajahnya dijadikan hitam legam, dan mereka memotong-motong tubuhnya dengan gunting api, kemudian memakan usus-ususnya sendiri.


 Selama hidup di dunia mereka ini senang menunjukkan (memamerkan) tubuhnya, sehingga org-org bisa melihat perhiasannya (kelebihan atau keelokan tubuhnya), dan akhirnya kaum laki-laki jadi tertarik kepadanya. Dan mereka ini mati sebelum bertaubat kepada Allah atas dosanya itu.


 Sekelompok wanita lainnya disiksa dengan cara dimasukkan ke dalam peti api, dalam keadaan tuli, bisu dan buta, kemudian otaknya keluar (mengalir) lewat hidungnya.


 Bau tubuhnya lebih busuk daripada org yg berpenyakit kusta dan lepra. Selama hidup di dunia mereka ini sebenarnya mampu melaksanakan shalat dan puasa, tetapi mereka tidak mau melaksanakan keduanya, tidak berwudhu, dan juga tidak mandi jinabat. 


 Dan mereka ini mati sebelum bertaubat kepada Allah atas dosa-dosanya itu.

 Sekelompok wanita lainnya disiksa dengan cara wajahnya dirubah seperti babi hutan, dan badannya seperti badan himar (keledai), dan sejuta macam siksaan ditimpakan kepadanya.


 Selama hidup di dunia mereka ini sangat senang berdusta dan mengadu domba sesamanya. Dan mereka ini mati sebelum bertaubat kepada Allah atas dosa-dosanya itu.


 Sekelompok wanita lainnya disiksa dengan cara tubuhnya dirubah seperti anjing, kemudian ular-ular dan kalajengking masuk melalui mulut dan kemaluannya, Serta keluar dari duburnya.


 Sementara itu satu malaikat memukul kepalanya dengan pemukul dari api. Selama hidup di dunia mereka ini senang membuat fitnah dan menyebarkannya,


 Serta seringkali membuat jengkel suaminya. Dan mereka ini mati sebelum bertaubat kepada Allah atas dosa-dosanya itu, dan suaminya-pun tidak ridha kepadanya.


 Mendengar penuturan Nabi SAW tersebut, Fathimah ikut menangis, sedih bercampur takut, kemudian memohon perlindungan Allah untuk tidak terjatuh pada dosa-dosa tersebut.


 Semoga para muslimah terhindar dr dosa" yg dapat menjatuhkan dirinya dr jurang api neraka jahannam



آمِيّنْ ... آمِيّنْ ... آمِــــــــــيْنَ يَا رَبَّ

 الْعَالَمِــــــــــيْنَ


اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ



Join :

Telegram : t.me/chymh

Instagram : https://www.instagram.com/cahayaa.muslimah?r=nametag

Minggu, 14 Februari 2021

“MALU ADALAH SEBAGIAN DARIPADA IMAN”

عَنْ أَبِي مَسْعُوْدٍ عُقْبَةَ بِنْ عَمْرٍو الأَنْصَارِي الْبَدْرِي رَضِيَ الله عَنْهُ قَالَ : قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : إِنَّ مِمَّا أَدْرَكَ النَّاسُ مِنْ كَلاَمِ النُّبُوَّةِ الأُوْلَى، إِذَا لَمْ تَسْتَحِ فَاصْنَعْ مَا شِئْتَ . [رواه البخاري ]


Dari Abu Mas’ud Uqbah bin Amr Al Anshary Al Badry radhiallahuanhu dia berkata: Rasulullah shollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda : Sesungguhnya ungkapan yang telah dikenal orang-orang dari ucapan nabi-nabi terdahulu adalah : Jika engkau tidak malu perbuatlah apa yang engkau suka . (Riwayat Bukhori)


Pelajaran yang terdapat dalam hadits:


1. Malu merupakan tema yang telah disepakati oleh para nabi dan tidak terhapus ajarannya.

2. Jika seseorang telah meninggalkan rasa malu, maka jangan harap lagi (kebaikan) darinya sedikitpun.

3. Malu merupakan landasan akhlak mulia dan selalu bermuara kepada kebaikan. Siapa yang banyak malunya lebih banyak kebaikannya, dan siapa yang sedikit rasa malunya semakin sedikit kebaikannya.

4. Rasa malu merupakan prilaku dan dapat dibentuk. Maka setiap orang yang memiliki tanggung jawab hendaknya memperhatikan bimbingan terhadap mereka yang menjadi tanggung jawabnya.

5. Tidak ada rasa malu dalam mengajarkan hukum-hukum agama serta menuntut ilmu dan kebenaran .

6. Diantara manfaat rasa malu adalah ‘Iffah (menjaga diri dari perbuatan tercela) dan Wafa’ (menepati janji)

7. Rasa malu merupakan cabang iman yang wajib diwujudkan.


Tema hadits yang berkaitan dengan Al-Quran:


- Menumbuhkan rasa malu sesuai proporsinya 


يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَدْخُلُوا بُيُوتَ النَّبِيِّ إِلَّا أَنْ يُؤْذَنَ لَكُمْ إِلَىٰ طَعَامٍ غَيْرَ نَاظِرِينَ إِنَاهُ وَلَٰكِنْ إِذَا دُعِيتُمْ فَادْخُلُوا فَإِذَا طَعِمْتُمْ فَانْتَشِرُوا وَلَا مُسْتَأْنِسِينَ لِحَدِيثٍ ۚ إِنَّ ذَٰلِكُمْ كَانَ يُؤْذِي النَّبِيَّ فَيَسْتَحْيِي مِنْكُمْ ۖ وَاللَّهُ لَا يَسْتَحْيِي مِنَ الْحَقِّ ۚ وَإِذَا سَأَلْتُمُوهُنَّ مَتَاعًا فَاسْأَلُوهُنَّ مِنْ وَرَاءِ حِجَابٍ ۚ ذَٰلِكُمْ أَطْهَرُ لِقُلُوبِكُمْ وَقُلُوبِهِنَّ ۚ وَمَا كَانَ لَكُمْ أَنْ تُؤْذُوا رَسُولَ اللَّهِ وَلَا أَنْ تَنْكِحُوا أَزْوَاجَهُ مِنْ بَعْدِهِ أَبَدًا ۚ إِنَّ ذَٰلِكُمْ كَانَ عِنْدَ اللَّهِ عَظِيمًا


Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memasuki rumah-rumah Nabi kecuali bila kamu diizinkan untuk makan dengan tidak menunggu-nunggu waktu masak (makanannya), tetapi jika kamu diundang maka masuklah dan bila kamu selesai makan, keluarlah kamu tanpa asyik memperpanjang percakapan. Sesungguhnya yang demikian itu akan mengganggu Nabi lalu Nabi malu kepadamu (untuk menyuruh kamu keluar), dan Allah tidak malu (menerangkan) yang benar. Apabila kamu meminta sesuatu (keperluan) kepada mereka (isteri-isteri Nabi), maka mintalah dari belakang tabir. Cara yang demikian itu lebih suci bagi hatimu dan hati mereka. Dan tidak boleh kamu menyakiti (hati) Rasulullah dan tidak (pula) mengawini isteri-isterinya selama-lamanya sesudah ia wafat. Sesungguhnya perbuatan itu adalah amat besar (dosanya) di sisi Allah.

[Surat Al-Ahzab : 53].



Join :

Telegram : t.me/chymh

Instagram : https://www.instagram.com/cahayaa.muslimah?r=nametag

Selasa, 02 Februari 2021

“BAHAGIA ITU SEDERHANA”

Cukup Merubah Mindset kita dan katakan : ALHAMDULILLAH


Mendengar isteri cerewet di rumah , berarti  masih punya isteri...

ALHAMDULILLAH

""""""""""""""""""""""""""""”"""

Mendengar suami masih mendengkur di sebelahku berarti aku masih punya suami...

ALHAMDULILLAH

""""""""""""""""''''''"""""""'''''""""

Mendengar ayah dan ibu menegurku dengan tegas berarti aku masih punya ibu & ayah yang peduli kepadaku...

ALHAMDULILLAH

’""""""""""""""""""""""""''''''''''''''"

Merasa letih dan jemu menasihati anak yang nakal, berarti aku masih punya anak yang mewarnai hidupku...

ALHAMDULILLAH.

"""""""""""""""""""""""""""""""''

Merasa letih setiap malam selepas bekerja, itu berarti aku masih mampu bekerja keras...

ALHAMDULILLAH.

""""""""""""""""""""""""""""""""""

Membersihkan piring dan gelas kotor setelah menerima tamu di rumah , itu berarti aku punya teman & sahabat...

ALHAMDULILLAH

"""""""""""""""""""""""""""""""""

Pakaianku terasa agak sempit , itu berarti aku makan cukup...

ALHAMDULILLAH.

""""""""""""""""""""""""""""""""""

Mencuci dan menyetrika timbunan baju , itu berarti aku memiliki pakaian...

ALHAMDULILLAH.

""""""""""""""""""""""""""""""""""

Membersihkan halaman rumah , mengepel lantai , itu berarti aku memiliki tempat tinggal...

ALHAMDULILLAH.

""""""""""""""""""""""""""""""""""

Mendapatkan banyak tugas pekerjaan itu berarti aku dipercayai dapat melakukannya banyak hal...

ALHAMDULILLAH.

""""""""""""""""""""""""""""""""""

Mendengar bunyi klakson itu berarti aku masih bisa mendengar...

ALHAMDULILLAH.

"""""""""""""""""""""""""""""""""

Mendengar kicau burung di pagi hari , itu berarti aku masih hidup...

ALHAMDULILLAH.

"""""""""""""""""""""""""""""""""""

Akhirnya banyak hal yang dapat kita SYUKURI setiap hari...

ALHAMDULILLAH.

""""""""""""""""""""""""""""""""""

Aku juga BERSYUKUR mendapatkan pesan ini, karena secara tidak sadar aku masih memiliki sahabat dan keluarga yang peduli padaku...

ALHAMDULILLAH.

"""""""""""""""""""""""""""""'''''""

Seseorang yang peduli tentang aku telah mengirimkannya kepadaku...

ALHAMDULILLAH.

""""""""""""""""""""""""""""""""""

Dan karena aku peduli tentangmu maka aku mengirimkannya juga kepadamu...

ALHAMDULILLAH.

""""""""""""""""""""""""""""""""""

Berhentilah Mengeluh dan BERSYUKURLAH.

Bersyukur dalam setiap keadaan meski tak ada alasan untuk bersyukur sekalipun...!!!


ALHAMDULILLAH masih bisa BERSYUKUR.

""""""""""""""''''''''''''''''''"""""""""""


Ayo kita sama-sama mencoba untuk BERSYUKUR walau keadaan tak seperti apa yang kita harapkan sebab Pasti ada Hikmah Allah dibalik semuanya itu.


Janganlah Menunggu Bahagia baru BERSYUKUR , tapi BERSYUKURLAH maka engkau Akan Bahagia !!!...


 ALHAMDULILLAH masih bisa Berfikir Positif

""""""""""""""""""""""''''''''""""""""


ALHAMDULILLAH KITA SEHAT LAHIR DAN BATHIN

""""""""""""""""""""""""""""""''"""

Semoga Hari Jum'at ini dst kita selalu diberikan Kesehatan Lahir dan Batin dan Semoga kita selalu dalam Lindungan Allah SWT serta Diberi  Nikmat Mampu BERSYUKUR DALAM SEGALA HAL... Aamiin Yaa Robball Alaamiin.


SEMOGA  BERMANFAAT


Aamiin² Allahumma Aamiin

~~~~~~~~~~~~~


NB (NamBah) :


Salah Satu Tanda Kita Masih Dicintai Allah SWT & DiberkahiNya Hidup Kita adalah :


Kita Diberi Allah Kemampuan Untuk BERSYUKUR Hingga Bertingkat-tingkat. Semakin Banyak Kita Mampu BERSYUKUR, berarti Makin Tinggi Derajat Kita Dihadapan ALLAH SWT...


Latihannya adalah : Buatlah Sebanyak Mungkin ALASAN UNTUK BERSYUKUR dalam Setiap Kejadian yang Menimpa Kita, Baik maupun Buruk...!!!


Sehingga dengan ALASAN tsb Kita Akan Dibimbing oleh ALLAH SWT Untuk Senantiasa POSITIF THINKING atau HUSNUDZOON Atas Semua TAQDIR ALLAH SWT Kepada Kita.


Yang mana kemudian Berlakulah HUKUM ALLAH yang disebut LAW OF ATTRACTION. Yakni Hukum yang Difirmankan Allah dalam Hadits Qudsi :


"AKU (Allah SWT) ini seperti Sangka hamba-Ku kepada-Ku. Jika dia Menyangka Baik (Husnudzoon), maka Baik pula Jadinya buat dia. Namun jika dia Menyangka Buruk (Su'udzoon), maka Buruk pula Jadinya buat dia...!!!"


Maka selanjutnya Akan Berlakulah HUKUM PENGGANDAAN NIKMAT ALLAH SWT. Yakni : "Barangsiapa yang BERSYUKUR, Sungguh Akan AKU Tambahkan Nikmat-Ku kepadanya. Dan barangsiapa Kufur atas Nikmat-Ku, maka Sesungguhnya Azab-Ku Sangatlah Pedih...!!!



Join :

Telegram : t.me/chymh

Instagram : https://www.instagram.com/cahayaa.muslimah?r=nametag

“ORANG BAIK ITU BANYAK TEMAN, TETAPI PENYERU KEBAIKAN AKAN BANYAK MUSUH”

Imam Ibnu Qudamah Rah.a. Pernah Di Tanya, "Apa Bedanya Orang Baik (Sholih) Dan Penyeru Kebaikan (Mushlih)?"


Beliau Menjawab:

 الصالح خيره لنفسه والمصلح خيره لنفسه ولغيره.


1. Orang Baik (Sholih), Melakukan Kebaikan Untuk Dirinya, Sedangkan Penyeru Kebaikan (Muslih) Mengerjakan Kebaikan Untuk Dirinya Dan Untuk Orang Lain._

الصالح  تحبُه الناس. والمصلح تعاديه الناس .


2. Orang Baik, Di Cintai Manusia, Penyeru Kebaikan Di Musuhi Manusia.


Beliau Di Tanya Lagi Oleh Muridnya, "Kenapa Demikian?"


Jawabnya:

الحبيب المصطفى(صلى الله عليه وسلم) قبل البعثة أحبه قومه  لأنه صالح .


Rosulullah Saw. Sebelum Di Utus Sebagai Rosul, Beliau Di Cintai Oleh Kaumnya Karena Beliau Adalah Orang Baik.

ولكن لما بعثه الله تعالى صار مصلحًا فعادوه وقالوا ساحر كذاب مجنون.


Namun Ketika Allah Ta'ala Mengutusnya Sebagai Penyeru Kebaikan, Kaumnya Langsung Memusuhinya Dengan Menggelarinya Sebagai Tukang Sihir, Pendusta, Gila, Dll.


Ibnu Qudamah Rah.a. Kemudian Menambahkan:

 لأن المصلح يصطدم بصخرة

أهواء من يريد أن يصلح من فسادهم


Karena Penyeru Kebaikan 'Menyikat' Batu Besar Nafsu Angkara Dan Memperbaikinya Dari Kerusakan.


Itulah Sebabnya Kenapa Luqman Al-Hakim Menasihati Anaknya Agar BERSABAR Ketika Melakukan Perbaikan, Karena Dia Pasti Akan Menghadapi Permusuhan. Di Sebutkan Dalam Al-Quran:

يا بني أقم الصلاة وأمر بالمعروف وانهَ عن المنكر واصبر على ما أصابك.


"(Lukman Berkata) Hai Anakku Tegakkan Sholat, Perintahkan Kebaikan, Laranglah Kemungkaran, Dan Bersabarlah Atas Apa Yang Menimpamu."


Berkata Ahlul Ilmi:

مصلحٌ واحدٌ أحب إلى الله من آلاف الصالحين.


"Satu Penyeru Kebaikan Lebih Di Cintai Allah Daripada Ribuan Orang Baik (Yang Tidak Menyerukan Kebaikkan)."


Sesungguhnya Melalui Penyeru Kebaikan Itulah, Allah Menjaga Umat Ini. Sedang Orang Baik Hanya Cukup Menjaga Dirinya Sendiri.


Maka Marilah Kita Berusaha Dengan Sungguh-Sungguh Untuk Menjadi Penyeru Kebaikkan.



Join :

Telegram : t.me/chymh

Instagram : https://www.instagram.com/cahayaa.muslimah?r=nametag

“WANITA SHALIHAH”

Menyenangkan Ketika Dipandang


Perhiasan dunia yang paling indah bagi lelaki adalah istri yang shalihah. Tetapi ia akan menjadi pemandangan yang paling buruk ketika suami tidak merasa senang saat memandangnya. 


Itulah mengapa wanita yang terbaik adalah istri yang menyejukkan ketika di pandang oleh suaminya.


Sayangnya, kenyataan justru malah sebaliknya. Istri zaman sekarang lebih banyak enak dipandang ketika dilihat lelaki lain. Ia bersolek agar dianggap cantik oleh lelaki selain suaminya. 


Akan tetapi ketika di rumah justru penampilannya bagaikan kapal yang hancur karena diombang-ambing oleh ombak. Suaminya yang seharusnya berhak menikmati keindahan dan kecantikan istrinya, malah dirampas oleh lelaki lain. 


Tanpa rasa malu, bahkan dengan sengaja ia menyerahkan kecantikannya untuk lelaki selain suaminya.


Selain itu, saat ini juga banyak dijumpai diantara para istri yang bersolek, berswafoto, dan memamerkan swafoto terbaiknya di media sosial. 


Tanpa sadar ia telah memberikan kecantikannya kepada orang yang tidak berhak menikmatinya. Itulah mengapa wanita seperti itu disebut seburuk-buruknya istri. Naudzubillahi min dzalik.


Adapun nasehat untuk engkau para istri disini adalah hendaknya engkau hentikan perilaku kejimu itu, dimana engkau berikan kecantikanmu kepada orang yang tidak berhak menikmatinya. 


Alihkanlah kecantikan rupa, keindahan tubuhmu, kemuliaan akhlakmu hanya untuk sang suami tercinta. Tunjukkanlah betapa besarnya rasa cintamu pada suami sebagaimana cintanya sayyidah Khodijah radhiyallahu 'anha kepada Rasulullah shallallaahu 'alaihi wasallam. 


Apabila engkau mengamalkan nasehat ini, maka demi Allah suamimu akan semakin mencintaimu dan (Insya Allah)



Join :

Telegram : t.me/chymh

Instagram : https://www.instagram.com/cahayaa.muslimah?r=nametag

“KEUTAMAAN DUDUK BERSAMA ORANG SHOLEH”

 


عَنْ أَبِي مُوسَى الأشعَرِي رَضِيَ اللّٰهُ عَنْهُ قَالَ, قَالَ رَسُوْلُ اللّٰهِ صَلَّى اللّٰهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : مَثَلُ الْجَلِيسِ الصَّالِحِ وَالسَّوْءِ كَحَامِلِ الْمِسْكِ وَنَافِخِ الْكِيرِ ، فَحَامِلُ الْمِسْكِ إِمَّا أَنْ يُحْذِيَكَ ، وَإِمَّا أَنْ تَبْتَاعَ مِنْهُ ، وَإِمَّا أَنْ تَجِدَ مِنْهُ رِيحًا طَيِّبَةً ، وَنَافِخُ الْكِيرِ إِمَّا أَنْ يُحْرِقَ ثِيَابَكَ ، وَإِمَّا أَنْ تَجِدَ رِيحًا خَبِيثَة. (مُتَّفَقٌ عَلَيهِ)



Dari Abu Musa Al-'Asy'ari radhiyallahu anhu, Rasûlullâh shalallahu 'alaihi wa salam bersabda: "Permisalan teman yang baik dan teman yang buruk ibarat seorang penjual minyak wangi dan seorang pandai besi. Penjual minyak wangi mungkin akan memberimu minyak wangi, atau engkau bisa membeli minyak wangi darinya, dan kalaupun tidak, engkau tetap mendapatkan bau harum darinya. Sedangkan pandai besi, bisa jadi (percikan apinya) mengenai pakaianmu, dan kalaupun tidak engkau tetap mendapatkan bau asapnya yang tak sedap.” (Mutafaqun Alaihi; HR. Bukhari 5534 dan Muslim 2628)



Pelajaran yang terdapat pada Hadits di atas :


1️. Hadits ini memberikan pelajaran sesungguhnya duduk bersama orang sholeh dan semua teman-temanya memberikan kebaikan, berkah, manfaat dan keuntungan seperti penjual minyak wangi yang dapat memberikan bermanfaat bagi siapa yang bersamanya baik berupa hadiah atau membeli atau minimal mendapatkan sesuatu; kondisi duduk bersamanya kamu akan mendapatkan ketenangan diri dan kelapangan dada dengan bau harum minyak wangi, ini pendekatan dan permisalan duduk bersama orang sholeh.


2️. Akan tetapi kebaikan yang didapatkan seorang hamba dari duduk bersama orang sholeh lebih luas dan lebih utama dari minyak wangi: baik ia akan mengajarkanmu urusan-urusan yang bermanfaat bagi agamamu atau mengajarkanmu urusan-urusan yang bermanfaat bagi duniamu atau keduanya atau akan memberikanmu petunjuk berupa nasehat yang bermanfaat bagi kehidupanmu ketika engkau masih hidup dan setelah engakau meninggal atau akan melarangmu atas apa-apa yang dapat mendatangkan kerugian bagimu; maka engkau bersamanya akan selalu mendapatkan manfaat dan keuntungan yang banyak -dengan izin Allah- . 


3️. Maka kamu akan dapatkan jika ia melihat engkau malas dalam keta'atan kepada Allah, ia akan memberimu petunjuk, maka keinginanmu untuk ta'at semakin bertambah dan kamu akan bersungguh-sungguh untuk menambah keta'atan, dan kamu akan melihat ia memaparkan kepadamu aib-aibmu dan mengajakmu menuju kemuliaan dan kebaikan akhlaq dengan ucapan, perbuatan dan keteladanan.


4️. Dan minimal manfaat yang didapat dari duduk bersama orang sholeh adalah menjaga seseorang dari perbuatan jelek, kemungkaran dan maksiat; saling menjaga karena persahabatan, saling berlomba-lomba dalam kebaikan dan saling meninggalkan kejelekan.


5️. Dan manfaat lain yang dapat diperoleh dari duduk bersama orang sholeh adalah sesungguhnya ia akan menjaga kehormatanmu ketika engkau tidak ada dan ketika engkau ada, ia akan selalu menjaga dan melindungimu.


6️. Selain itu ia akan selalu mendo'akanmu baik ketika hidup maupun setelah meninggal.


7️. Adapun persahabatan dengan orang yang jelek, maka ini adalah racun yang sangat mematikan dan musibah yang besar, maka engkau akan dapatkan mereka berani berbuat maksiat dan kemungkaran dan mereka menginginkan hal tersebut.


8️. Kemudian mereka akan membuka pintu-pintu kejelekan bagi siapa yang ingin bergabung dan duduk bersama mereka dan menghiasinya dengan jenis-jenis kemaksiatan.  


9️. Mereka mengajak merusak ciptaan Allah dan mengingatkan urusan-urusan kejelekan yang mereka tidak akan pernah merubah pikirannya, jika salah seorang diantara mereka ingin bertaubat dan meninggalkan maksiat maka mereka akan membujuknya dan memperlihatkan keindahan-keindahan perbuatan maksiat dan angan-angan kosong, dan sungguh kondisi anda akan lebih hina dari yang lainnya. 



Tema Hadits yang berkaitan dengan ayat Al-Qur'an :


1. Allah Subhanahu wa Ta'ala telah mengabarkan kepada kita tentang kondisi majelis mereka dan di akhirat sebagian mereka dengan sebagian yang lain saling bermusuhan;


الأخِلاءُ يَوْمَئِذٍ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ عَدُوٌّ إِلا الْمُتَّقِينَ ۞


“Teman-teman akrab pada hari itu sebagiannya menjadi musuh bagi sebagian yang lain kecuali orang-orang yang bertakwa.” (QS. Az Zukhruf : 67)


2. Perhatikan kondisi Abu Thalib dan siapa yang menjadi teman duduknya dan bagaimana pengaruh persahabatnya pada akhir urusannya;


إِنَّكَ لا تَهْدِي مَنْ أَحْبَبْتَ وَلَكِنَّ اللّٰهَ يَهْدِي مَنْ يَشَاءُ ۞


"Sesungguhnya kamu tidak akan dapat memberi petunjuk kepada orang yang kamu kasihi, tetapi Allah memberi petunjuk kepada orang yang dikehendaki-Nya." (QS. Al-Qashash : 56)



Join :

Telegram : t.me/chymh

Instagram : https://www.instagram.com/cahayaa.muslimah?r=nametag

“KEBERSAMAAN DAN PERTEMUAN”

kebersamaan dan pertemanan di jalan Allah yang akan menghantarkan kita menyelesaikan hidup dengan kebaikan. Persaudaraan, kebersamaan dan pe...