-Firstly, lihat deh, Nabi Ibrahim gak doa dg kata "dzuriyati" keturunanku yang jauh, tapi "baniy" anakku, Isma'il.
Gini, misal kamu seorang guru. Yang lebih kamu khawatirkan gak menerima ilmu kamu dengan baik, itu murid kamu, atau muridnya murid kamu?
Sepakat, muridnya murid kamu. Why? Cuz kamu gak bisa memantau, gak bisa ngajarin langsung.
So, kalau kamu doa, harusnya khawatir untuk muridnya murid kamu.
Lihat ayat ini, Ibrahim khawatirnya bukan pada anak-anaknya Isma'il, tapi pada Isma'il sendiri.
Cuz bagi Ibrahim, berhala itu sesuatu yg mengancam banget bagi anaknya.
Kebayang kan, gimana berhala itu bagi Ibrahim. Kalau selevel Ibrahim itu khawatir banget, gmn dg kita? 🤧 #Harusnya Lebih
Secondly, guys... Jangan berfikir setan itu gaptek, iblis itu gak update. "Masih nyuruh manusia sembah patung? Seriously?" ieeuhhhh
So, di era 4.0, setan juga update berhalanya, cuz manusia jaman sekarang, ya jelas ogah suruh nyembah patung. Itu kuno banget.
Berhalanya harus diubah, medianya harus diubah, tapi esensinya harus tetap ada.
Berhala adalah sesuatu yg mengalihkan hati dari menyembah Allah.
Saat ada sesuatu yang porsinya lebih besar dihati kamu dibandingkan Allah, maka itulah berhala.
Saat kamu lebih sering memikirkannya dibandingkan mikirin Allah, itulah berhala.
Saat kamu lebih prioritaskan hal itu dibanding Allah, maka itulah berhala.
Jadi, apa berhala di era 4.0 ini?
Join :
Telegram : t.me/chymh
Instagram : https://www.instagram.com/cahayaa.muslimah?r=nametag
Tidak ada komentar:
Posting Komentar