Senin, 26 Oktober 2020

“IBU”

Ibu adalah sosok yang sangat istimewa dan tiada duanya bagi setiap anak. Ibu juga merupakan seseorang yang tempatnya tak akan pernah bisa digantikan siapapun itu, bahkan oleh ayah sekalipun.


Ibu adalah adalah sosok yang luar biasa dalam kehidupan kita. Ibu adalah sosok perempuan tangguh yang selalu tangguh dan tegar ketika badai kehidupan menghempas. Ibu secara fisik boleh saja merupakan sosok yang lemah, namun ketika harus menyelamatkan anak-anaknya, ia bisa berubah menjadi jiwa pemberani dan tegas. Rela pasang badan tatkala membela anak-anaknya dari ancaman dan bahaya apa pun.


Dalam Islam, kedudukan seorang ibu lebih tinggi dari ayah.

Hadist Nabi Muhammad shallallahu 'Alahi wasallam:


عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ جَاءَ رَجُلٌ إِلَى رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ :يَا رَسُوْلَ اللهِ، مَنْ أَحَقُّ النَّاسِ بِحُسْنِ صَحَابَتِي؟ قَالَ أُمُّكَ، قَالَ ثُمَّ مَنْ؟ قَالَ أُمُّكَ، قَالَ ثُمَّ مَنْ؟ قَالَ أُمُّكَ، قَالَ ثُمَّ مَنْ، قَالَ أَبُوْكَ


Dari Abu Hurairah radhiyallaahu ‘anhu, belia berkata, “Seseorang datang kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam. Dan berkata, Wahai Rasulullah, kepada siapakah aku harus berbakti pertama kali? Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Ibumu!’ Dan orang tersebut kembali bertanya, Kemudian siapa lagi?Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Ibumu!’ Orang tersebut bertanya kembali, Kemudian siapa lagi? Beliau menjawab, ‘Ibumu.’ Orang tersebut bertanya kembali, Kemudian siapa lagi, Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Kemudian ayahmu.’” (HR.Bukhari dan Muslim)


Dalam Hadist di atas Rasulullah mengatakan ibu 3 kali setelah itu baru bapak. Dalam beberapa tafsir, hal tersebut mengartikan bahwa kita harus berbakti kepada ibu 3 kali lebih besar dari bakti kita kepada bapak kita.


Kenapa ibu disebut 3 kali??  Karena ibu yang mengandung, ibu yang melahirkan dan ibu pula yang menyusui.


وَقَالَ عَلَيْهِ الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ: بُرُّوا آبَاءَكُمْ تَبُرَّكُمْ أَبْنَاؤُكُمْ وَعِفّوا تَعِفَّ نِسَاؤُكُمْ.


Nabi saw. bersabda, “Berbuat baiklah kepada orang tua-orang tua kalian maka anak-anak kalian akan berbuat baik kepada kalian, dan jagalah diri kalian (dari zina), maka istri-istri kalian akan terjaga (dari zina).” Hadis ini diriwayatkan oleh imam Ath-Thabarani.


Maka berbaktilah kepada orang tua.

Sebagaimana kamu berbuat maka akan kembali kepadamu pula, Sebagaimana Engkau berbakti kepada orang tuamu maka anak mu akan berbakti pula kepadamu.


Berbaktilah kepada orang tua, baik orang tua yg sholeh ataupun orang tua yang kafir sekalipun, maka wajib ia berbakti kepada orang tuanya selagi tidak menyimpang dari syariat Allah.

Andaikata menyimpang dari syariat Allah ia tidak wajib mengikuti nya tapi bukan berarti tidak diperbolehkan nya berbakti kepada orang tuanya.


Anak yg memasang muka masam kepada orang tuanya nya saja para malaikat cepat² ke arasy karena arsy bergoncang, para malaikat dengan cepat memegangi arsy karena takut jatuh ke orang tersebut, sangking Allah murka kepada Anak yg ngasih muka masam ke orang tuanya. Apalagi anak yg ngomong kasar kepada orang tuanya, anak yg membentak orang tuanya maka akan mendatangkan kemurkaan Allah yang luar biasa. Naudzubillah min dzalik


Apabila kita sudah menikah maka kita adalah milik suami kita sedangkan suami kita adalah milik ibunya maka jangan halangi suami mu untuk berbakti kepada ibunya.


Wallahu A'lam bish-shawaab



Join :

Telegram : t.me/chymh

Instagram : https://www.instagram.com/cahayaa.muslimah?r=nametag

Tidak ada komentar:

“KEBERSAMAAN DAN PERTEMUAN”

kebersamaan dan pertemanan di jalan Allah yang akan menghantarkan kita menyelesaikan hidup dengan kebaikan. Persaudaraan, kebersamaan dan pe...